Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Magelang Kota Seribu Getuk, Lambang Keragaman Dalam Persatuan

Magelang Kota Seribu Getuk, Lambang Keragaman Dalam Persatuan

  • account_circle admin.vimags
  • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jargon tersebut seharusnya juga disematkan kepada Kota Magelang, mengingat banyak dan mudahnya kita menemukan kuliner yang satu ini. Mulai dari pasar tradisional di seluruh sudut kota, hingga pusat oleh-oleh modern yang tersebar di titik-titik strategis. Wisatawan yang datangpun sudah tidak ragu untuk memborong getuk dan membawanya ke seluruh Indonesia. Sebuah prestasi yang cukup membanggakan karena kesan makanan ndeso dan nggunung masih cukup melekat pada olahan singkong ini.

Dan Magelang telah berhasil mengubah pandangan itu, dengan banyaknya pengusaha kreatif yang mampu mengolah serta meramu getuk secara modern sehingga berhasil menghiasi jamuan penting pemerintahan, acara kenegaraan bahkan even-even internasional. Prestasi yang cukup membanggakan juga ditorehkan oleh salah satu gerai oleh-oleh sekaligus produsen getuk “Marem” pada 2003, dimana berhasil mencatatkan rekor Muri sebagai pembuat getuk terpanjang di Indonesia. Bahkan kini, para pengusaha lain juga sudah mulai berinovasi dengan menciptakan ragam olahan yang berbeda. Zaman dahulu, mungkin hanya mengenal beberapa jenis getuk seperti dua bersaudara Getuk Gondok dan Getuk Pojok ataupun Getuk Trio. Namun sekarang kita bisa menjumpai olahan lain seperti ceriping getuk, yang lebih tahan lama, atau bahkan getuk bolen, yang dicampur citarasa eropa dengan paduan roti kering nan lembutnya.

Sejarah panjang getuk juga telah membuat kisah tersendiri bagi para produsennya. Keluarga produsen getuk yang rata-rata telah memasuki generasi ke-3 tetap mempertahankan eksistensi sekaligus mengembangkan potensi nyata itu. Filosofi yang tertanam pada getuk juga menjadi penambah motivasi bagi para pembuatnya.

Getuk sebagai Lambang Persatuan dalam Keragaman

Tidak banyak yang tahu jika getuk merupakan wujud persatuan dalam keberagaman yang diimplementasikan pada makanan. Getuk, di Magelang utamanya, dibuat dalam beragam warna bentuk, bahkan rasa. Cobalah anda mampir di salah satu gerai getuk di pasar kebanggan warga Magelang, Pasar Rejowinangun, serta belilah getuk dalam bentuk tampah (wadah lebar dari bambu). Maka anda akan melihat sebuah keindahan yang tersusun dari adanya keanekaragaman. Anda mungkin tidak akan percaya jika lambang keberagaman itu datang dari sebuah makanan kuno yang terbuat dari singkong.

Jadi, jangan ragu. Tidak perlu khawatir tentang harga. Hanya mulai dari Rp.5000,- saja anda sudah bisa mulai merasakan kenikmatan citarasa tradisional, diolah dengan cara modern dan melambangkan persatuan dalam keanekaragaman dari sebuah olahan bernama getuk.

Magelang memang miniatur Nusantara. Saya telah datang ke Magelang hari ini. Dan besok Bumi Tidar akan selamanya di hati saya.

Penulis : Eko Rahmad Widodo
Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Artikel Kuliner Magelang

  • Penulis: admin.vimags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi Untuk Kamu

  • Makan Masakan Prasmanan di Kampung Ulam Borobudur

    Makan Masakan Prasmanan di Kampung Ulam Borobudur

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sensasi Masakan Jawa dengan Sistem Prasmanan Kalau kamu pecinta masakan Jawa dengan cita rasa autentik, Kampung Ulam Borobudur adalah destinasi kuliner yang wajib kamu kunjungi saat berada di kawasan Borobudur, […]

  • Pemkot Magelang Tutup Sementara Obyek Wisata Gunung Tidar

    Pemkot Magelang Tutup Sementara Obyek Wisata Gunung Tidar

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kota Magelang kembali berduka. Bencana angin kencang yang melanda kawasan Gunung Tidar pada Sabtu (24/1/2026) mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa lima orang peziarah. Dari peristiwa tersebut, satu orang peziarah dilaporkan […]

  • Tahukah Kamu Salak Nglumut, Si Ikon Khas Magelang

    Tahukah Kamu Salak Nglumut, Si Ikon Khas Magelang

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Kabupaten Magelang selain terkenal sebagai daerah terletaknya candi terbesar di dunia, Candi Borobudur, juga terkenal sebagai daerah penghasil buah salak. Salak yang menjadi komoditas produksi buah terbesar di Kabupaten Magelang […]

  • Makan Prasmanan Masakan Jawa di Kampung Ulam Borobudur photo_camera 6

    Makan Prasmanan Masakan Jawa di Kampung Ulam Borobudur

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Kalau kamu sedang wisata ke Borobudur dan ingin menikmati masakan Jawa autentik, Kampung Ulam bisa jadi pilihan tepat. Mengusung konsep prasmanan, pengunjung bebas memilih sendiri aneka lauk dan sayur sesuai […]

  • Mengenang Sejarah Kota Magelang Melalui Prosesi Grebeg Gethuk

    Mengenang Sejarah Kota Magelang Melalui Prosesi Grebeg Gethuk

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Tradisi yang selalu dinantikan masyarakat Magelang untuk mengenang Sejarah Kota Magelang adalah Prosesi Grebeg Gethuk. Ribuan warga magelang berkumpul di Alun Alun Kota Magelang untuk mengikuti prosesi Grebeg Gethuk yang biasanya […]

  • Tahukah Kamu Apa itu Topeng Ireng Dayakan

    Tahukah Kamu Apa itu Topeng Ireng Dayakan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Topeng Ireng atau yang dikenal dengan sebutan Dayakan merupakan kesenian tradisional yang berkembang di daerah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tarian Topeng Ireng atau Dayakan adalah bentuk tarian rakyat kreasi baru […]

expand_less