Kabar Magelang
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Magelang Kota Seribu Getuk, Lambang Keragaman Dalam Persatuan

Magelang Kota Seribu Getuk, Lambang Keragaman Dalam Persatuan

  • account_circle admin.vimags
  • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
  • visibility 307
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jargon tersebut seharusnya juga disematkan kepada Kota Magelang, mengingat banyak dan mudahnya kita menemukan kuliner yang satu ini. Mulai dari pasar tradisional di seluruh sudut kota, hingga pusat oleh-oleh modern yang tersebar di titik-titik strategis. Wisatawan yang datangpun sudah tidak ragu untuk memborong getuk dan membawanya ke seluruh Indonesia. Sebuah prestasi yang cukup membanggakan karena kesan makanan ndeso dan nggunung masih cukup melekat pada olahan singkong ini.

Dan Magelang telah berhasil mengubah pandangan itu, dengan banyaknya pengusaha kreatif yang mampu mengolah serta meramu getuk secara modern sehingga berhasil menghiasi jamuan penting pemerintahan, acara kenegaraan bahkan even-even internasional. Prestasi yang cukup membanggakan juga ditorehkan oleh salah satu gerai oleh-oleh sekaligus produsen getuk “Marem” pada 2003, dimana berhasil mencatatkan rekor Muri sebagai pembuat getuk terpanjang di Indonesia. Bahkan kini, para pengusaha lain juga sudah mulai berinovasi dengan menciptakan ragam olahan yang berbeda. Zaman dahulu, mungkin hanya mengenal beberapa jenis getuk seperti dua bersaudara Getuk Gondok dan Getuk Pojok ataupun Getuk Trio. Namun sekarang kita bisa menjumpai olahan lain seperti ceriping getuk, yang lebih tahan lama, atau bahkan getuk bolen, yang dicampur citarasa eropa dengan paduan roti kering nan lembutnya.

Sejarah panjang getuk juga telah membuat kisah tersendiri bagi para produsennya. Keluarga produsen getuk yang rata-rata telah memasuki generasi ke-3 tetap mempertahankan eksistensi sekaligus mengembangkan potensi nyata itu. Filosofi yang tertanam pada getuk juga menjadi penambah motivasi bagi para pembuatnya.

Getuk sebagai Lambang Persatuan dalam Keragaman

Tidak banyak yang tahu jika getuk merupakan wujud persatuan dalam keberagaman yang diimplementasikan pada makanan. Getuk, di Magelang utamanya, dibuat dalam beragam warna bentuk, bahkan rasa. Cobalah anda mampir di salah satu gerai getuk di pasar kebanggan warga Magelang, Pasar Rejowinangun, serta belilah getuk dalam bentuk tampah (wadah lebar dari bambu). Maka anda akan melihat sebuah keindahan yang tersusun dari adanya keanekaragaman. Anda mungkin tidak akan percaya jika lambang keberagaman itu datang dari sebuah makanan kuno yang terbuat dari singkong.

Jadi, jangan ragu. Tidak perlu khawatir tentang harga. Hanya mulai dari Rp.5000,- saja anda sudah bisa mulai merasakan kenikmatan citarasa tradisional, diolah dengan cara modern dan melambangkan persatuan dalam keanekaragaman dari sebuah olahan bernama getuk.

Magelang memang miniatur Nusantara. Saya telah datang ke Magelang hari ini. Dan besok Bumi Tidar akan selamanya di hati saya.

Penulis : Eko Rahmad Widodo
Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Artikel Kuliner Magelang

  • Penulis: admin.vimags

Tanggapan Sobat Vimags (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi untuk Sobat Vimags

  • Tahukah Kamu Apa Itu Makanan Jenang Leri

    Tahukah Kamu Apa Itu Makanan Jenang Leri

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Apa itu Jenang Leri? Pasti kalian asing dengan nama makanan yang satu ini yaitu Jenang Leri. Jenang Leri adalah makanan khas dari Desa Kenalan, Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang. Makanan yang […]

  • Soto Sapi Laras Roso Jadi Pilihan Sarapan Gubernur Ganjar

    Soto Sapi Laras Roso Jadi Pilihan Sarapan Gubernur Ganjar

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Soto sudah menjadi menu sarapan kebanyakan orang di Indonesia. Begitupula Soto Sapi Laras Roso yang berada di Magelang merupakan Tempat Sarapan Favorit di Magelang termasuk pilihan sarapan Gubernur Jawa Tengah […]

  • The Dudas minus 1 di Bukit Rhema (Gereja Ayam)

    Wisata Magelang Lebaran 2026 Diprediksi Tembus 250.000 Kunjungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 895
    • 0Komentar

    Libur Lebaran selalu menjadi salah satu momentum penting bagi sektor pariwisata di Indonesia. Tidak terkecuali di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yang setiap tahunnya mengalami lonjakan kunjungan wisatawan saat musim liburan […]

  • Tahukah Kamu? Tradisi Saparan Masih Hidup di Magelang

    Tahukah Kamu? Tradisi Saparan Masih Hidup di Magelang

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 587
    • 0Komentar

    Tahukah kamu bahwa Tradisi Saparan masih terus dilestarikan oleh masyarakat Magelang hingga saat ini? Tradisi ini merupakan bagian dari warisan budaya Jawa yang sarat makna spiritual, sosial, dan kebersamaan. Saparan […]

  • Magelang Tuan Rumah Retret Ketua DPRD Se-Indonesia di Akmil

    Magelang Tuan Rumah Retret Ketua DPRD Se-Indonesia di Akmil

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Magelang Kembali Jadi Tuan Rumah Agenda Nasional Sobat Vimags, Kota Magelang kembali dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional bergengsi. Pada 15–19 April 2026, ratusan pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia akan […]

  • Gereja Ayam Yang Mendunia, Ternyata Pendirinya Lulusan SD Play Button

    Gereja Ayam Yang Mendunia, Ternyata Pendirinya Lulusan SD

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Bukit Rhema atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gereja Ayam menjadi perhatian publik karena keunikan bangunannya. Beberapa media nasional dan internasional pun tak ketinggalan meliput bangunan unik yang berdiri di […]

expand_less