Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Wisata Kuliner » Wedang Ronde Miroso Magelang, Segarnya Ronde & Nikmatnya Sate Pisang

Wedang Ronde Miroso Magelang, Segarnya Ronde & Nikmatnya Sate Pisang

  • account_circle admin.vimags
  • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rate this post

Suasana Kota Magelang yang dingin di malam hari menjadi semakin lengkat jika kita minum minuman yang hangat. Wedang merupakan sebutan untuk jenis minuman hangat. Di Magelang terdapat 2 jenis minuman wedang yang populer yaitu Wedang Ronde dan Wedang Kacang. Di artikel sebelumnya kita sudah membahas Wedang Kacang Kebon Kacang, di artikel ini kita akan bahas Wedang Ronde Miroso Magelang.

Meski diberi nama warung, tempat usaha yang dijalankan Hermien Solaiman (65) ini lebih mirip rumah makan kecil. Di dinding tergantung foto-foto artis yang pernah berkunjung. Pesanan dikerjakan di bagian kiri warung yang jadi dapur terbuka, sehingga pengunjung bisa melihat langsung proses penyajian.

Sate Pisang di Wedang Ronde Miroso, Magelang

Meski menu utama yang dijual hanya sate pisang dan wedang ronde, Miroso tak pernah sepi. Miroso didirikan Ny. Suwondo (91), ibunda Hermien sejak 60 tahun silam, ketika usia Hermien 7-8 tahun. Awalnya mengontrak sebagian kecil dari ruangan toko, beberapa tahun kemudian Suwondo membeli seluruh bangunan toko itu. Sebagai sulung dari enam bersaudara, Hermien kecil melihat ibunya belajar membuat sate pisang dari neneknya yang tinggal di Solo. Dulu, ia sering membantu ibunya membuat sate pisang.

“Ibu saya melihat di Magelang belum ada yang jual sate pisang, lalu memanfaatkan kesempatan itu. Ternyata laku. Lalu, banyak yang ikut berjualan sate pisang,” kisahnya. Sate pisang berupa pisang kepok merah rebus yang dipotong-potong dan ditusuk lidi layaknya sate lalu diberi saus santan kental itu rupanya menarik perhatian orang. Apalagi, rasanya yang manis gurih dengan saus yang selalu basah jadi ciri khas yang membedakannya dari sate pisang lain.

Cita Rasa Wedang Ronde yang Tak Pernah Berubah

Sejak dulu sampai sekarang, menurut Hermien, rasa, bentuk, dan penyajianya tidak pernah berubah. Santannya tetap basah, tidak kempel seperti kue nagasari. Bila sate pisangnya sisa, Hermien, yang baru ikut berjualan sejak 2006, setelah tak lagi tinggal di Jakarta ini menjelaskan, tak akan menjualnya lagi besoknya. Sebab, saus akan terasa asam dan berair. Itu sebabnya, Hermien memilih membuat sate pisang secara bertahap dalam sehari. Ia baru akan membuatnya lagi, bila persediannya sudah habis. Kalau sudah menjelang tutup masih ada sisa, ia akan membagikannya ke orang lain. Setiap hari Hermien membuka warungnya pukul 17.00-22.00. Namun tutup setiap hari Selasa.

Sate pisang berupa pisang kepok merah rebus yang dipotong-potong dan ditusuk lidi layaknya sate lalu diberi saus santan kental. Satu tusuk berisi empat potong. Dalam penyajian piring besar berisi lima tusuk dan piring kecil tiga tusuk. Tapi yang dihitung hanya yang dimakan saja.

Untuk wedang ronde, Hermien menggunakan gula asli. Menariknya, selain wedang ronde panas, belakangan Miroso juga menyediakan es wedang ronde. Minuman dingin ini disajikan bukan dengan air jahe, melainkan air jeruk. Sehingga anak-anak yang tidak suka pedasnya jahe tetap bisa menikmati wedang ronde.

Lantaran terus mempertahankan resep awal tanpa mengurangi kualitas sedikit pun, usaha yang dijalankan Suwondo dan anak-anaknya ini tetap awet meski usianya telah lebih dari setengah abad. Pelanggannya yang telah merantau bahkan melanglang buana pun setiap mudik selalu mampir ke warung yang terletak di seberang SMA 3 Magelang tersebut. Saat Lebaran dan akhir tahun tiba, tak sedikit yang rela mengantre sampai trotoar karena tak kebagian tempat duduk. Pembeli dari luar kota yang mampir biasanya mendengar kelezatan pisang sate Miroso dari orang lain. Padahal wedang ronde Miroso tergolong paling mahal di antara wedang ronde lain di Magelang. Per mangkuk harganya Rp 9000, sedangkan sate pisang Rp 3000 per tusuk.

Lokasi Warung Ronde Miroso Magelang

Warung Wedang Ronde Miroso berada di Jl. Medang no 6A, Magelang, Jawa Tengah.

Jam Buka Warung Ronde Miroso Magelang

Jam 17.00 – 22.00 WIB, hari Selasa Tutup.

  • Penulis: admin.vimags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi Untuk Kamu

  • Pohon Randu Alas di Borobudur

    Pohon Randu Berusia Ratusan Tahun di Borobudur Terancam Ditebang, Ikon Desa Tuksongo Terancam Hilang

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sebuah pohon randu alas berusia ratusan tahun yang selama ini menjadi ikon Desa Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, terancam ditebang. Pohon legendaris yang berdiri di Lapangan Randu Alas tersebut dinilai […]

  • Swike Mbak Lies Swike Lepas Tulang Pertama di Magelang

    Swike Mbak Lies Swike Lepas Tulang Pertama di Magelang

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Bagi kamu pecinta makanan kodok, pasti yang tertanam di pikiran kamu kalau mendengar nama Swike adalah Swike Purwodadi, memang sudah lama Purwodadi mendapat jargon “Kota Swike”. Hidangan ini dipercaya berasal dari […]

  • Kemewahan MesaStila Hotel & Resort yang Menawarkan Ketenangan

    Kemewahan MesaStila Hotel & Resort yang Menawarkan Ketenangan

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MesaStila Hotel & Resort yang dahulu dikenal dengan nama Losari Spa Retreat & Coffee plantation merupakan hotel yang berada di antara Perkebunan kopi seluas 22 hektar dengan pemandangan alam yang […]

  • Trans Jateng Magelang Temanggung

    Trans Jateng Rute Magelang–Temanggung Siap Beroperasi 2027

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Kabar gembira bagi warga Magelang dan Temanggung! Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana mengoperasikan BRT Trans Jateng Koridor Magelang–Temanggung (Gelangmanggung) pada tahun 2027. Kehadiran koridor baru ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas […]

  • Pemkot Magelang Tutup Sementara Obyek Wisata Gunung Tidar

    Pemkot Magelang Tutup Sementara Obyek Wisata Gunung Tidar

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Kota Magelang kembali berduka. Bencana angin kencang yang melanda kawasan Gunung Tidar pada Sabtu (24/1/2026) mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa lima orang peziarah. Dari peristiwa tersebut, satu orang peziarah dilaporkan […]

  • Tahukah Kamu Apa itu Topeng Ireng Dayakan

    Tahukah Kamu Apa itu Topeng Ireng Dayakan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Topeng Ireng atau yang dikenal dengan sebutan Dayakan merupakan kesenian tradisional yang berkembang di daerah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tarian Topeng Ireng atau Dayakan adalah bentuk tarian rakyat kreasi baru […]

expand_less