Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Mengintip Indahnya Masjid Arsitektur Khas China di Magelang

Mengintip Indahnya Masjid Arsitektur Khas China di Magelang

  • account_circle admin.vimags
  • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Suara azan Ashar berkumandang di Kota Magelang, Jawa Tengah. Terlihat sejumlah orang berduyun-duyun menuju Masjid Al Mahdi, sebuah masjid unik bergaya arsitektur khas China di Jalan Delima Raya, Komplek Perumahan Armada Estate, Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara.

Arsitektur Khas China di Tengah Kota Magelang

Bangunan masjid ini mencuri perhatian dengan dominasi warna merah dan desain khas Tionghoa. Di sisi kiri masjid, terdapat menara setinggi 5 meter dengan empat tingkatan berbentuk lubang, serta pengeras suara di puncaknya. Kubah sederhana bertuliskan lafal Allah menjadi mahkota menara tersebut.

Keunikan lainnya adalah 11 lampion merah berhiaskan kaligrafi asmaul husna yang menggantung di langit-langit selasar. Ruangan masjid seluas 290 meter persegi ini juga dihiasi ornamen khas China, seperti lampu bernuansa emas dan gagang pintu berdesain oriental, yang berpadu harmonis dengan kaligrafi islami dan mimbar khas masjid.

Sejarah Pembangunan Masjid Al Mahdi

Masjid ini dibangun oleh Kwee Giok Yong (47), seorang mualaf keturunan Tionghoa yang kini dikenal sebagai Mahdi. Sejak menjadi mualaf di usia 11 tahun, Mahdi memutuskan membangun masjid ini pada Agustus 2016, di atas lahan bekas rumahnya. Pembangunan masjid yang selesai dalam waktu 8 bulan ini diresmikan pada April 2017 oleh Wali Kota Magelang.

Mahdi mengadopsi arsitektur China untuk memperkenalkan bahwa Islam tersebar luas, bahkan di negeri Tiongkok. “Di China, masjid dan rumah warga memiliki desain seperti ini. Saya ingin menunjukkan bahwa Islam ada di mana-mana,” ujar Mahdi.

Aktivitas Keagamaan di Masjid Al Mahdi

Masjid ini aktif mengadakan kegiatan syiar Islam. Setiap sore, anak-anak mengikuti Taman Pendidikan Al Quran (TPQ). Khusus bulan Ramadhan, masjid ini menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti shalawatan, kajian fiqih, tafsir, tadarus, hingga buka bersama.

Daya Tarik Wisata Religi

Meski baru diresmikan, Masjid Al Mahdi menarik perhatian tidak hanya warga sekitar, tetapi juga pengunjung dari luar daerah. Selain beribadah, banyak yang datang untuk melihat keunikan arsitektur dan berfoto. Ahmadi (70), seorang pengunjung dari Boyolali, mengaku tertarik setelah melihat masjid ini di televisi.

Masjid Al Mahdi menjadi simbol keberagaman budaya dan syiar Islam di Magelang, sekaligus bukti bahwa Islam mampu berbaur dengan berbagai latar belakang budaya tanpa kehilangan esensi spiritualnya.

  • Penulis: admin.vimags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi Untuk Kamu

  • Magelang Kota Seribu Getuk, Lambang Keragaman Dalam Persatuan

    Magelang Kota Seribu Getuk, Lambang Keragaman Dalam Persatuan

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jargon tersebut seharusnya juga disematkan kepada Kota Magelang, mengingat banyak dan mudahnya kita menemukan kuliner yang satu ini. Mulai dari pasar tradisional di seluruh sudut kota, hingga pusat oleh-oleh modern […]

  • Grand Artos Hotel & Convention: Akomodasi Ideal untuk Liburan dan Bisnis di Magelang

    Grand Artos Hotel & Convention: Akomodasi Ideal untuk Liburan dan Bisnis di Magelang

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Grand Artos Hotel & Convention adalah hotel bintang empat yang terletak di kota Magelang, Jawa Tengah. Menyajikan fasilitas mewah dan pelayanan profesional, hotel ini menjadi pilihan utama bagi wisatawan maupun […]

  • Pemkot Magelang Tutup Sementara Obyek Wisata Gunung Tidar

    Pemkot Magelang Tutup Sementara Obyek Wisata Gunung Tidar

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kota Magelang kembali berduka. Bencana angin kencang yang melanda kawasan Gunung Tidar pada Sabtu (24/1/2026) mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa lima orang peziarah. Dari peristiwa tersebut, satu orang peziarah dilaporkan […]

  • Tahukah Kamu Apa itu Topeng Ireng Dayakan

    Tahukah Kamu Apa itu Topeng Ireng Dayakan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Topeng Ireng atau yang dikenal dengan sebutan Dayakan merupakan kesenian tradisional yang berkembang di daerah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tarian Topeng Ireng atau Dayakan adalah bentuk tarian rakyat kreasi baru […]

  • Daniel Alamsjah, Sosok Pemulih Jiwa & Pembawa Pesan Toleransi

    Daniel Alamsjah, Sosok Pemulih Jiwa & Pembawa Pesan Toleransi

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Daniel Alamsjah (81) terpanggil untuk membangun Rumah Doa Bukit Rhema dan Panti Rehabilitasi Mental Betesda demi membantu sesama yang mengalami masalah kesehatan mental. Meskipun bukan seorang rohaniawan atau memiliki latar […]

  • Slondok Matahari Magelang; Si Pedas Manis dari Kota Militer

    Slondok Matahari Magelang; Si Pedas Manis dari Kota Militer

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Salah satu daerah di Jawa Tengah yang populer adalah Magelang. Magelang terletak di antara Jogja dan Semarang, hal tersebut menjadikan Magelang sebagai akses dan tempat mlipir paling berkesan. Selain itu, […]

expand_less