Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tahukah Kamu » Tahukah Kamu Salak Nglumut, Si Ikon Khas Magelang

Tahukah Kamu Salak Nglumut, Si Ikon Khas Magelang

  • account_circle admin.vimags
  • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabupaten Magelang selain terkenal sebagai daerah terletaknya candi terbesar di dunia, Candi Borobudur, juga terkenal sebagai daerah penghasil buah salak. Salak yang menjadi komoditas produksi buah terbesar di Kabupaten Magelang juga sebagai simbol khas daerah Kabupaten Magelang.

Hampir semua kecamatan di Kabupaten Magelang memproduksi salak. Menurut data BPS Kabupaten Magelang, dari 21 kecamatan yang ada hanya terdapat 2 kecamatan yang tercatat tidak menanam dan memproduksi buah salak, yaitu Kecamatan Pakis dan Ngablak. Sementara Kecamatan Srumbung menjadi daerah sentra produksi salak di Kabupaten Magelang. Produksi salak tahun 2017 di Kecamatan Srumbung bahkan mencapai 55.431 ton, atau sekitar 75.87% dari total produksi salak di Kabupaten Magelang sebesar 73.057,9 ton.

Daerah Asal Salak Nglumut

Letak Kecamatan Srumbung yang berada di lereng Gunung Merapi dengan kondisi tanah yang mengandung banyak bahan organik, mampu menyimpan air tanpa mudah menggenang, dan tingkat keasaman tanah yang netral sangat mendukung untuk budidaya salak. Selain itu, ketinggian tanah yang berada pada 501 mdpl sesuai dengan ketinggian tanah untuk tanaman salak dapat berbuah.

Buah salak asal Kecamatan Srumbung ini juga dikenal dengan nama ‘salak nglumut’. Dinamakan salak nglumut karena tumbuh di Desa Nglumut. Sedangkan di Kecamatan Srumbung ini ada banyak jenis salak yang dibudidayakan, diantaranya yaitu salak madu, salak pondoh, salak gula pasir, dan salak jawa. Tetapi salak nglumut ini lebih dikenal juga dengan salak pondok super. Karena jenis buah salak yang paling banyak dibudidayakan petani di Kecamatan Srumbung adalah salak pondoh, bukan salak gula pasir atau salak madu yang memiliki rasa sangat manis. Sudiyino, salah satu petani salak di Srumbung mengaku bahwa ia hanya membudidayakan salak pondoh saja. Alasannya karena harga bibitnya lebih murah dan salak pondoh sendiri yang lebih dikenal sebagai buah khas Magelang dan juga yang paling banyak dicari konsumen karena rasanya yang cukup manis dan harganya murah.

Perawatan pohon salak sendiri juga sebenarnya tidak terlalu berbeda antar jenisnya. Namun untuk jenis salak madu dan gula pasir memang lebih mudah diserang hama karena rasanya yang sangat manis. “Hama yang pasti menyerang itu tikus, suka menggerogoti buahnya.” Ujar Sudiyono.

Area Pemasaran Salak Nglumut Magelang

Untuk pemasaran salak nglumut tidak hanya di sekitar Magelang atau ke luar kota saja, bahkan sudah banyak petani salak nglumut ini mengekspor ke luar negeri. Seperti Sudiyono, dia bahkan mengeksporkan hasil perkebunannya itu sampai ke Kamboja dan Singapura. Salak yang diekspor tentunya juga dipilih yang tidak ada cacatnya dan berukuran besar, yaitu antara 6-8 cm. Untuk harga jual antara salak yang diekspor dengan yang dijual ke pasar lokal juga berbeda. Harga jual salak nglumut ekspor dari petani bisa mencapai Rp. 6.000 sampai dengan Rp. 8.000 per kilonya dan dan harga pemasaran lokal antara Rp. 3000 sampai dengan Rp. 6000 per kilonya. Namun ketika musim kemarau datang, produksi buah salak biasanya akan menurun dan harga salak akan naik. Harga salak nglumut ekspor dari petani bahkan bisa mencapai Rp. 10.000 per kilonya dan untuk pemasaran lokal bisa mencapai Rp. 8000 per kilonya.

Pemasaran lokal buah salak nglumut biasanya memasok ke Sleman atau ke pasar-pasar lokal dan tempat wisata di sekitar Magelang. Salah satu tempat wisata di Magelang yang banyak menjual buah salak nglumut yaitu wisata religi Gunungpring. Di tempat wisata religi Gunungpring ini ada banyak penjual yang menjual buah salak nglumut atau salak pondoh. Banyak wisatawan dari luar Magelang atau bahkan luar Pulau Jawa yang memilih buah salak ini sebagai buah tangan khas dari Magelang.

  • Penulis: admin.vimags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi Untuk Kamu

  • Mengintip Indahnya Masjid Arsitektur Khas China di Magelang

    Mengintip Indahnya Masjid Arsitektur Khas China di Magelang

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Suara azan Ashar berkumandang di Kota Magelang, Jawa Tengah. Terlihat sejumlah orang berduyun-duyun menuju Masjid Al Mahdi, sebuah masjid unik bergaya arsitektur khas China di Jalan Delima Raya, Komplek Perumahan […]

  • Cabai Magelang Jadi Favorit Pedagang Yogyakarta, Ini Keunggulannya

    Cabai Magelang Jadi Favorit Pedagang Yogyakarta, Ini Keunggulannya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Komoditas pertanian asal Magelang kembali mencuri perhatian. Cabai Magelang disebut menjadi pilihan utama pedagang dan konsumen di Kota Yogyakarta karena kualitasnya yang dinilai lebih unggul dibandingkan daerah lain. Fenomena ini […]

  • Bukit Menoreh Resto Olahan Mangut Beong Yang Menggoda

    Bukit Menoreh Resto Olahan Mangut Beong Yang Menggoda

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sutikno Setiadi merupakan sang pemilik Bukit Menoreh Resto, Beliau merupakan pecinta kuliner nusantara, hampir seluruh kota di Indonesia pernah ia kunjungi. Bisa bayangkan kalau pecinta kuliner membuka usaha kuliner? Pasti […]

  • Tahukah Kamu Apa itu Topeng Ireng Dayakan

    Tahukah Kamu Apa itu Topeng Ireng Dayakan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Topeng Ireng atau yang dikenal dengan sebutan Dayakan merupakan kesenian tradisional yang berkembang di daerah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tarian Topeng Ireng atau Dayakan adalah bentuk tarian rakyat kreasi baru […]

  • Daniel Alamsjah, Sosok Pemulih Jiwa & Pembawa Pesan Toleransi

    Daniel Alamsjah, Sosok Pemulih Jiwa & Pembawa Pesan Toleransi

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Daniel Alamsjah (81) terpanggil untuk membangun Rumah Doa Bukit Rhema dan Panti Rehabilitasi Mental Betesda demi membantu sesama yang mengalami masalah kesehatan mental. Meskipun bukan seorang rohaniawan atau memiliki latar […]

  • Soto Sapi Laras Roso Jadi Pilihan Sarapan Gubernur Ganjar

    Soto Sapi Laras Roso Jadi Pilihan Sarapan Gubernur Ganjar

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Soto sudah menjadi menu sarapan kebanyakan orang di Indonesia. Begitupula Soto Sapi Laras Roso yang berada di Magelang merupakan Tempat Sarapan Favorit di Magelang termasuk pilihan sarapan Gubernur Jawa Tengah […]

expand_less