Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tahukah Kamu » Tahukah kamu Kesenian Jathilan

Tahukah kamu Kesenian Jathilan

  • account_circle admin.vimags
  • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Arti Jathilan

Mungkin bagi orang di luar Jawa adalah asing dengan kesenian Jathilan. Jathilan merupakan kesenian dari Jawa dan khususnya Jawa Tengah dan Yogyakarta. Jathilan juga sering dikenal dengan sebutan “kuda lumping/ jaran kepang”. Disebut kuda lumping karena kesenian ini merupakan seni tari yang dipadukan dengan properti kuda-kudaan yang terbuat dari anyaman bambu.

Sejarah Jathilan

Tidak ada catatan sejarah tentang kesenian ini namun kesenian ini turun menurun melalui mulut ke mulut. Pada awalnya kesenian Jathilan ini hanyalah sebuah pentas seni di dusun- dusun kecil sebagai penghibur masyarakat sekitar. Jathilan ini mengisahkan perjuangan Raden Patah dibantu Sunan Kalijaga dalam melawan penjajahan Belanda. Adapu versi lain yang menceritakan bahwa Jathilan ini mengisahkan tentang latihan perang pasukan Mataram yang dipimpin oleh Sultan Hamengku Buwono I untuk menghadapi pasukan Belanda.

Gerakan Tari Jathilan

Tarian ini dimulai dengan gerakan- gerakan yang sangat pelan kemudian lambat laun gerakan menjadi sangat dinamis mengikuti instrumen gamelan yang dimainkan. Seiring waktu penari akan kerasukan roh halus, kondisi ini dalam bahasa jawa yaitu “ndadi”. Ketika kerasukan ini ,penari tidak sadarkan diri dengan perbuatan yang dia lakukan. Penari mulai melakukan gerakan yang tidak beraturan.

Dalam kondisi seperti ini yang tidak boleh ketinggalan yaitu keberadaan pawang. Pawang yaitu seorang yang memiliki peran menyembuhkan penari yang kerasukan dan mengendalikan serta mengatur jalannya acara agar berjalan dengan lancar.

Selain mengandung unsur hiburan dan religi, kesenian Jathilan ini juga mengandung unsur ritual karena sebelum pagelaran dimulai pawang melakukan ritual terlebih dahulu. Dalam seni Jathilan selalu disediakan sesaji, yang diantaranya ialah beberapa jajanan pasar, tumpeng, bermacam- macam kembang, beraneka ragam jenis minuman (kopi, teh, air putih), menyan, hio (dupa China), ingkung dsb.

Jathilan Kreasi Baru

Seiring dengan perkembanagan jaman seni Jathilan ini melakukan penambahan tarian yaitu dengan menambah pertunjukan tarian buto yang berjumlah 6 sampai 10 orang. Selain itu juga ada beberapa tokoh lain seperti anoman. Dimaksudkan agar pertunjukan ini semakin meriah dan menarik perhatian warga untuk menyaksikannya. Jika dilihat dari alat musiknya yang menjadi pembeda dari Jathilan klasik dengan kreasi baru ialah penambahan  musik  gamelan yang digunakan. Sebagai contoh ialah drum.

Sedangkan jika dilihat dari pemain seni Jathilan ialah pada jaman sekarang tidak sebatas laki-laki saja, namun perempuan dan juga anak- anak bisa ikut menari Jathilan bahkan sampai “ndadi” juga.

  • Penulis: admin.vimags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi Untuk Kamu

  • Bukit Rhema Spot Berburu Sunrise Terbaik di Magelang

    Bukit Rhema Spot Berburu Sunrise Terbaik di Magelang

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bukit Rhema atau yang sering dikenal dengan Gereja Ayam merupakan tempat wisata religi yang tidak boleh kamu lewatkan kalau berkunjung ke Magelang. Bukit Rhema menjadi salah satu lokasi shooting film […]

  • Tahukah Kamu Apa itu Kesenian Tari Soreng

    Tahukah Kamu Apa itu Kesenian Tari Soreng

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kesenian Tari Soreng merupakan kesenian asli masyarakat Jawa yang konon merupakan pengejawantahan babad atau cerita rakyat. Tari Soreng dimainkan dalam upacara adat atau hajatan besar yang terjadi. Kesenian Soreng yang […]

  • Tahukah Kamu? Candi Mendut Lebih Tua dari Candi Borobudur

    Tahukah Kamu? Candi Mendut Lebih Tua dari Candi Borobudur

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Banyak orang mengenal Candi Borobudur sebagai ikon utama Magelang dan salah satu keajaiban dunia. Namun, tahukah kamu bahwa Candi Mendut justru lebih tua dari Borobudur? Meski ukurannya lebih kecil, Candi […]

  • Punthuk Setumbu Spot Melihat Sunrise Favorit di Borobudur

    Punthuk Setumbu Spot Melihat Sunrise Favorit di Borobudur

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Punthuk Setumbu saat ini sudah dikenal sebagai lokasi favorit untuk melihat sunrise di Borobudur. Karena Lokasinya yang berada di atas ketinggian menjadikan Punthuk Setumbu lokasi terbaik untuk melihat matahari terbit dengan […]

  • Mengenang Sejarah Kota Magelang Melalui Prosesi Grebeg Gethuk

    Mengenang Sejarah Kota Magelang Melalui Prosesi Grebeg Gethuk

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Tradisi yang selalu dinantikan masyarakat Magelang untuk mengenang Sejarah Kota Magelang adalah Prosesi Grebeg Gethuk. Ribuan warga magelang berkumpul di Alun Alun Kota Magelang untuk mengikuti prosesi Grebeg Gethuk yang biasanya […]

  • Tour de Borobudur XXIV: Mengangkat Pariwisata Jawa Tengah Melalui Sport Tourism

    Tour de Borobudur XXIV: Mengangkat Pariwisata Jawa Tengah Melalui Sport Tourism

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Tour de Borobudur (TdB) XXIV 2024 sukses digelar pada Sabtu (7/12/2024), melibatkan 400 pesepeda dari berbagai daerah dan mancanegara. Event ini menjadi salah satu ajang olahraga sepeda terbesar di Jawa […]

expand_less