Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata Magelang » Kisah Unik Sejarah Candi Pawon, Candi Mungil yang Terlupakan

Kisah Unik Sejarah Candi Pawon, Candi Mungil yang Terlupakan

  • account_circle admin.vimags
  • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

5/5 - (2 votes)

Candi Pawon terletak di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur. Candi Pawon menjadi titik tengah antara kedua candi tersebut. Usai mengunjungi Candi Borobudur ataupun Candi Mendut tidak ada salahnya kalau kamu mampir di Candi Pawon.

Candi Buddha yang berukuran mungil dan berada di tengah permukiman warga ini memiliki arsitektur yang berbeda dibandingkan dua candi lainnya dan menyimpan kisah yang menarik. Candi Pawon memiliki bentuk persegi empat dengan atap bertingkat. Di dalamnya terdapat sebuah bilik yang cukup kecil, lebih kecil dari bilik yang dimiliki oleh Candi Mendut. Yang paling menarik dari semuanya adalah keberadaan lubang angin di bilik candi.

Pengertian Nama Candi Pawon

Lubang angin inilah yang hingga saat ini menjadi misteri sekaligus menjadi dasar penamaan atas candi ini. Ada beragam makna dan penafsiran terhadap nama Candi Pawon. Dalam bahasa Jawa, kata pawon berarti dapur atau tempat yang biasa digunakan untuk memasak. Menurut J.G de Casparis, nama Pawon berasal dari bahasa Jawa “awu (abu)” mendapat awalan “pa” dan akhiran “an” sehingga berarti perabuan. Sementara itu masyarakat sekitar mengatakan Pawon berasal pawuan yang berarti tempat pembakaran atau pembuangan sampah. Terlepas hipotesis mana yang benar, semua hal tersebut merujuk pada satu hal yakni adanya proses pembakaran. Karena itulah di bilik Candi Pawon terdapat lubang yang berfungsi sebagai ventilasi atau tempat keluar masuknya angin dan asap.

Candi yang juga memiliki nama lain Candi Brajalanan ini berjarak tepat 1.750 meter dari Candi Borobudur yang super megah itu dan 1.150 meter dari Candi Mendut yang dikenal dengan arca Budha raksasanya. Brajanalan sendiri berasal dari bahasa Sansekerta vajra (halilintar) dan anala (api). Berbahan batu vulkanik yang diambil dari Sungai Elo, Candi Pawon merupakan monumen Buddha yang dibangun dengan menggabungkan seni arsitektur Hindu Jawa kuno dan India. Candi yang pernah dipugar tahun 1903 dan selesai pada 1904 ini juga memiliki fitur teras dan tangga yang terbilang lebar.

Memasuki areal candi, kamu akan disuguhi deretan stupa kecil di atapnya yang berbentuk limas. Sedangkan di dindingnya terpahat pohon hayati (kalpataru) yang diapit dengan pundi-pundi dan kinara-kinari atau makhluk berkepala manusia dan berbadan burung. Motif pahatan yang ada di Candi Pawon mirip dengan pahatan di kedua candi lainnya. Bahkan sebuah penelitian menyebutkan bahwa relief di Candi Pawon merupakan awal dari relief di Candi Borobudur.

Aktivitas Seru di Candi Pawon Magelang

  • Wisata Budaya dan Sejarah Keberadaan lubang angin di Candi Pawon menjadikan candi ini sarat dengan misteri yang menarik untuk dibicarakan. Ada beragam kemungkinan yang mencuat tentang fungsi candi ini, mulai dari lokasi kremasi para raja, tempat pembakaran peralatan sisa-sisa ritual keagamaan, atau hanya dipakai sebagai tempat beristirahat para peziarah sebelum menuju Borobudur. Apa pun kisah yang ada dibaliknya, Candi Pawon layak dikunjungi untuk melengkapi kisah perjalananmu bertandang ke Borobudur.
  • Photo Selfie yang Instagrammable Candi Pawon yang berukuran mungil menjadi daya tarik tersendiri bagi kamu pecinta fotografi, Karena ditempat ini kamu bisa explore Candi Pawon dengan rerumputan hijau yang terlihat rapi dan bebas bergaya dengan photo selfie.
  • Bersepeda Kalau kamu menginap di sekitar kawasan Borobudur, ada hal menarik yang bisa kamu lakukan yakni tour de temples, alias bersepeda keliling tiga candi yang ada. Perjalanan bisa kamu mulai dari penginapan, Candi Mendut, Candi Pawon, lantas berakhir di Candi Borobudur. Dengan rute tersebut kamu bisa mencicipi rasanya menjadi peziarah di masa lampau yang memulai ritualnya dari Candi Mendut dan berakhir di Borobudur. Tour mengelilingi kompleks candi menggunakan sepeda akan memberimu pengalaman baru yang menarik.

Lokasi Candi Pawon Magelang

Candi Pawon terletak di Brojonalan, Wanurejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi ini di tengah permukiman warga, meski begitu kamu tak perlu kesusahan mencarinya sebab sudah ada petunjuk arah menuju Candi Pawon. Akses menuju tempat ini sangat mudah. Jika datang dari arah Yogyakarta atau Magelang, kamu cukup menyusuri jalan menuju Candi Borobudur. Selepas jembatan panjang Kali Elo dan bertemu pertigaan, kamu bisa ambil arah kiri dan ikuti saja jalannya. Candi Pawon ada di kiri jalan. Dari Candi Borobudur kamu bisa mencapai candi ini dengan jalan kaki, naik andong, becak, atau sepeda.

Harga Tiket Masuk Candi Pawon

Tiket Masuk Candi Pawon Rp. 5.000/Orang

Jam Buka Candi Pawon Magelang

Candi Pawon buka setiap hari mulai pukul 06.00 s/d pukul 17.00 WIB.

  • Penulis: admin.vimags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi Untuk Kamu

  • Tahukah Kamu? Tradisi Saparan Masih Hidup di Magelang

    Tahukah Kamu? Tradisi Saparan Masih Hidup di Magelang

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Tahukah kamu bahwa Tradisi Saparan masih terus dilestarikan oleh masyarakat Magelang hingga saat ini? Tradisi ini merupakan bagian dari warisan budaya Jawa yang sarat makna spiritual, sosial, dan kebersamaan. Saparan […]

  • Tahukah Kamu Salak Nglumut, Si Ikon Khas Magelang

    Tahukah Kamu Salak Nglumut, Si Ikon Khas Magelang

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kabupaten Magelang selain terkenal sebagai daerah terletaknya candi terbesar di dunia, Candi Borobudur, juga terkenal sebagai daerah penghasil buah salak. Salak yang menjadi komoditas produksi buah terbesar di Kabupaten Magelang […]

  • Tahukah Kamu Apa Itu Makanan Jenang Leri

    Tahukah Kamu Apa Itu Makanan Jenang Leri

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Apa itu Jenang Leri? Pasti kalian asing dengan nama makanan yang satu ini yaitu Jenang Leri. Jenang Leri adalah makanan khas dari Desa Kenalan, Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang. Makanan yang […]

  • Nasi Goreng Magelangan Pak Yatno Yang Bikin Ketagihan

    Nasi Goreng Magelangan Pak Yatno Yang Bikin Ketagihan

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Anda pernah mendengar istilah Magelangan? Magelangan bukan julukan untuk nama tempat tetapi istilah untuk nasi goreng yang dicampur dengan bakmi. Dulu orang magelang belum menggunakan istilah magelangan untuk memesan nasi […]

  • Tahukah Kamu Apa itu Topeng Ireng Dayakan

    Tahukah Kamu Apa itu Topeng Ireng Dayakan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Topeng Ireng atau yang dikenal dengan sebutan Dayakan merupakan kesenian tradisional yang berkembang di daerah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tarian Topeng Ireng atau Dayakan adalah bentuk tarian rakyat kreasi baru […]

  • Wajik Week Magelang, Kuliner Manis Sejuta Historis

    Wajik Week Magelang, Kuliner Manis Sejuta Historis

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Banyak daerah yang memiliki kuliner berbahan dasar beras ketan ini dengan nama yang berbeda-beda. Dan satu yang paling terkenal adalah Wajik Week Magelang yang legendaris itu. Wajik Week adalah wajik […]

expand_less