Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Tour de Borobudur XXIV: Mengangkat Pariwisata Jawa Tengah Melalui Sport Tourism

Tour de Borobudur XXIV: Mengangkat Pariwisata Jawa Tengah Melalui Sport Tourism

  • account_circle admin.vimags
  • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tour de Borobudur (TdB) XXIV 2024 sukses digelar pada Sabtu (7/12/2024), melibatkan 400 pesepeda dari berbagai daerah dan mancanegara. Event ini menjadi salah satu ajang olahraga sepeda terbesar di Jawa Tengah, dengan konsep sport tourism yang bertujuan mempromosikan potensi wisata dan budaya lokal.

Tahun ini, TdB mengambil Kampung Seni Borobudur (KSB) Kujon, Magelang, sebagai titik start dan finish. KSB juga diperkenalkan sebagai destinasi wisata baru yang melengkapi kawasan prioritas pariwisata Candi Borobudur.

Sport Tourism untuk Pariwisata dan Ekonomi

Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan bahwa TdB menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat sektor pariwisata. Event ini melibatkan partisipasi aktif wisatawan dan pesepeda dalam mengenal keindahan alam serta budaya lokal.

“Setelah sukses dengan Borobudur Marathon, Tour de Borobudur hadir untuk kembali mengangkat potensi wisata prioritas seperti Candi Borobudur dan sekitarnya. Ini juga sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah yang banyak ditopang sektor konsumsi,” ungkap Sumarno.

Ratusan pesepeda mengikuti Tour de Borobudur XXIV 2024 di Magelang (Foto: Antara)

Peserta menempuh rute sepanjang 129,58 kilometer yang melintasi tiga kabupaten, yaitu Magelang, Purworejo, dan Kulon Progo. Rute ini menyuguhkan panorama eksotis pegunungan Menoreh, persawahan, dan desa-desa wisata, yang memberikan pengalaman tak terlupakan bagi peserta.

Mengangkat Potensi Lokal

Kampung Seni Borobudur tidak hanya menjadi titik awal dan akhir perjalanan, tetapi juga menjadi pusat aktivitas yang memperkenalkan produk unggulan UMKM lokal. Dari kerajinan gerabah, pakaian, hingga kuliner khas, peserta dan pengunjung dapat langsung menikmati kekayaan budaya Borobudur.

Hendra Dharmanto, Ketua Panitia TdB, menegaskan bahwa KSB dipilih untuk mendukung pengembangan destinasi wisata di sekitar Borobudur. “Kami ingin memperkenalkan desa-desa wisata dan UMKM yang ada di sini. Peserta bisa menikmati tarian tradisional, makanan lokal, hingga membeli cinderamata khas,” jelasnya.

Lebih dari Sekadar Olahraga

Tour de Borobudur tidak hanya mengutamakan olahraga, tetapi juga menawarkan pengalaman mengenal budaya dan alam secara mendalam. Peserta disambut dengan tarian tradisional di beberapa titik, mencicipi kuliner lokal, serta menikmati keramahan warga setempat.

“Olahraga sepeda ini mengajak peserta mengenal lebih dekat potensi wisata di Jawa Tengah. Harapan kami, mereka akan kembali membawa cerita dan mengajak lebih banyak orang datang ke sini,” tambah Sumarno.

Event ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperluas jangkauan pariwisata melalui konsep sport tourism. Dengan rute yang berubah setiap tahunnya, Tour de Borobudur konsisten memperkenalkan destinasi-destinasi baru di Jawa Tengah.

Tour de Borobudur XXIV menjadi bukti bahwa sinergi antara olahraga, pariwisata, dan ekonomi lokal mampu menciptakan dampak positif yang signifikan. Ajang ini diharapkan terus berkembang dan menarik lebih banyak peserta di masa mendatang.

  • Penulis: admin.vimags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi Untuk Kamu

  • Kisah Unik Sejarah Candi Pawon, Candi Mungil yang Terlupakan

    Kisah Unik Sejarah Candi Pawon, Candi Mungil yang Terlupakan

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Candi Pawon terletak di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur. Candi Pawon menjadi titik tengah antara kedua candi tersebut. Usai mengunjungi Candi Borobudur ataupun Candi Mendut tidak ada salahnya kalau […]

  • Tahukah Kamu? Candi Mendut Lebih Tua dari Candi Borobudur

    Tahukah Kamu? Candi Mendut Lebih Tua dari Candi Borobudur

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Banyak orang mengenal Candi Borobudur sebagai ikon utama Magelang dan salah satu keajaiban dunia. Namun, tahukah kamu bahwa Candi Mendut justru lebih tua dari Borobudur? Meski ukurannya lebih kecil, Candi […]

  • Tahukah Kamu Apa itu Kesenian Tari Soreng

    Tahukah Kamu Apa itu Kesenian Tari Soreng

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kesenian Tari Soreng merupakan kesenian asli masyarakat Jawa yang konon merupakan pengejawantahan babad atau cerita rakyat. Tari Soreng dimainkan dalam upacara adat atau hajatan besar yang terjadi. Kesenian Soreng yang […]

  • Pj Bupati Magelang Tinjau Lokasi Kebakaran PT AAM, Soroti Dampak Terhadap 2.700 Pekerja

    Pj Bupati Magelang Tinjau Lokasi Kebakaran PT AAM, Soroti Dampak Terhadap 2.700 Pekerja

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Pj Bupati Magelang, Sepyo Achanto, melakukan kunjungan ke lokasi kebakaran yang terjadi di pabrik PT Anugerah Abadi Magelang (AAM) yang terletak di Desa Girirejo, Kecamatan Tempuran, pada Senin (9/12/2024). Kebakaran […]

  • Genthong Homestay, Penginapan Nyaman Dekat Candi Borobudur photo_camera 5

    Genthong Homestay, Penginapan Nyaman Dekat Candi Borobudur

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Kawasan wisata Candi Borobudur di Kabupaten Magelang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia. Tak heran jika banyak homestay bertebaran di sekitar kawasan ini untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. Namun, di […]

  • Tahukah Kamu Gereja Tertua Di Kota Magelang

    Tahukah Kamu Gereja Tertua Di Kota Magelang

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kota Magelang yang telah berusia lebih dari 1.114 tahun menyimpan banyak cerita sejarah, salah satunya terlihat dari deretan bangunan tua bersejarah di kota ini. Salah satu yang paling ikonik adalah […]

expand_less