Kabar Magelang
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Jamu Deka Muntilan, Inovasi Herbal Karya Anak Magelang yang Tembus Pasar Luar Negeri

Jamu Deka Muntilan, Inovasi Herbal Karya Anak Magelang yang Tembus Pasar Luar Negeri

  • account_circle admin.vimags
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 765
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah tren gaya hidup sehat yang terus meningkat, jamu tradisional kembali mendapat tempat di hati masyarakat. Tidak hanya digemari generasi tua, kini banyak anak muda yang ikut mengembangkan minuman herbal khas Nusantara ini dengan sentuhan inovasi. Salah satunya adalah Dwi Kuntari, pengusaha muda asal Pucungrejo, Muntilan, Kabupaten Magelang.

Pemilik brand Jamu Deka ini membuktikan bahwa bisnis berbasis kearifan lokal tetap relevan dan mampu bersaing di pasar modern.

Dari Kebiasaan Masa Kecil Jadi Peluang Usaha

Kecintaan Dwi Kuntari terhadap jamu sudah tumbuh sejak kecil. Ia mengenang bagaimana sang nenek sering meracik minuman sederhana seperti campuran jeruk nipis dan kecap saat dirinya kurang sehat. Pengalaman itulah yang memupuk ketertarikannya pada ramuan herbal tradisional.

Berangkat dari hobi, Deka mulai serius mengembangkan usaha jamu pada tahun 2016. Awalnya hanya memiliki dua varian produk, namun seiring meningkatnya minat konsumen terhadap minuman herbal alami, ia melihat peluang yang sangat besar untuk mengembangkan usahanya secara profesional, ungkap Dwi Kuntari saat ditemui admin Vimags di Kedai Jamu Deka miliknya di Muntilan (14/02/2026).

Kedai Jamu Deka Muntilan (Photo : Dwi Kuntari)

Misi Melestarikan Kearifan Lokal

Bagi Deka, menjalankan bisnis jamu bukan semata-mata soal keuntungan. Ia memiliki visi yang lebih luas, yaitu ikut menjaga tradisi minuman herbal Indonesia sekaligus memberdayakan perajin jamu di sekitar Muntilan.

Seiring meningkatnya permintaan, Deka menggandeng sejumlah perajin lokal untuk membantu memasok bahan baku hingga racikan jamu siap produksi. Kolaborasi ini bukan hanya memperkuat kapasitas produksi, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kunjungan ke Taman Jamu Welas Asri (Photo : Dwi Kuntari)

Langkah tersebut menunjukkan bahwa industri jamu tradisional dapat berkembang secara kolaboratif tanpa meninggalkan akar budaya lokalnya.

Inovasi Produk: Jamu dengan Sentuhan Modern

Salah satu kekuatan Jamu Deka adalah keberanian berinovasi. Saat banyak produsen masih fokus pada racikan konvensional, Deka mencoba memadukan bahan-bahan tradisional dengan sayuran dan buah seperti wortel, tomat, dan lemon.

Kini, lebih dari 16 varian produk telah diproduksi, mulai dari jamu kering, jamu cair, hingga sirup herbal. Beberapa produknya bahkan dikemas dengan konsep yang lebih modern agar lebih mudah diterima generasi muda.

Varian Produk Jamu Deka Muntilan (Photo : Dwi Kuntari)

Tak hanya itu, Deka juga mengembangkan minuman berbahan dasar tradisional seperti gula asem dan beras kencur yang dikombinasikan dengan lidah buaya. Produk beras kencur aloe vera diberi nama unik “Belovera”, sementara minuman gula dan asam dikemas dengan label “Gulas”.

Pendekatan branding yang kreatif ini menjadi salah satu strategi agar jamu tidak lagi dipandang kuno, melainkan sebagai minuman sehat yang trendy dan relevan dengan gaya hidup masa kini.

Menembus Pasar Premium hingga Mancanegara

Berkat konsistensi kualitas dan inovasi produk, Jamu Deka berhasil membangun pasar yang loyal. Konsumennya tidak hanya berasal dari kalangan reguler, tetapi juga menyasar segmen premium.

Menariknya, saat pandemi melanda dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan meningkat, permintaan produk herbal turut melonjak. Momentum ini membawa produk Jamu Deka menembus pasar luar negeri, seperti Singapura dan Malaysia.

Kelas Jamu Deka Muntilan (Photo: Dwi Kuntari)

Keberhasilan tersebut semakin diperkuat dengan lolosnya produk Jamu Deka dalam proses kurasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yang menjadi bukti bahwa produk lokal Muntilan memiliki standar kualitas yang mampu bersaing.

Inspirasi UMKM Magelang

Kisah Dwi Kuntari menjadi contoh nyata bahwa UMKM di Magelang memiliki potensi besar untuk berkembang, bahkan hingga pasar internasional. Dengan memadukan tradisi, inovasi, dan strategi pemasaran yang tepat, jamu tradisional bisa bertransformasi menjadi produk unggulan daerah.

Muntilan pun semakin dikenal bukan hanya sebagai wilayah bersejarah di Kabupaten Magelang, tetapi juga sebagai rumah bagi pelaku ekonomi kreatif yang berani berinovasi.

  • Penulis: admin.vimags
  • Editor: Yo Wen

Tanggapan Sobat Vimags (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi untuk Sobat Vimags

  • Gunung Andong Wisata Wajib Pendaki Pemula di Magelang

    Gunung Andong Wisata Wajib Pendaki Pemula di Magelang

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Magelang merupakan satu-satunya Kabupaten di Jawa Tengah yang dikelilingi oleh banyak gunung, mulai dari gunung Merbabu, Sumbing, Merapi, Telomoyo hingga Andong. Ada dua alasan Gunung Andong menjadi destinasi wisata pendakian […]

  • Candi Mendut, Catatan Sejarah Peninggalan Umat Buddha

    Candi Mendut, Catatan Sejarah Peninggalan Umat Buddha

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Candi Mendut bagi umat Buddha mempunyai makna tersendiri. Keberadaan tiga buah arca Buddha yang berukuran besar di candi ini memiliki keindahan yang sangat tinggi baik dalam bentuk fisik mau pun […]

  • Sebarkan Fakta Unik Tentang Magelang yang Mungkin Kamu Belum Tahu

    Sebarkan Fakta Unik Tentang Magelang yang Mungkin Kamu Belum Tahu

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Magelang memang merupakan kota dengan berbagai keunikan yang menjadikan tiap orang merindukan kota yang satu ini. Berbagai macam kuliner ataupun tempat wisata ada di Magelang, tapi apakah kamu sudah mengetahui […]

  • Tahukah Kamu Apa itu Topeng Ireng Dayakan

    Tahukah Kamu Apa itu Topeng Ireng Dayakan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 683
    • 0Komentar

    Topeng Ireng atau yang dikenal dengan sebutan Dayakan merupakan kesenian tradisional yang berkembang di daerah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tarian Topeng Ireng atau Dayakan adalah bentuk tarian rakyat kreasi baru […]

  • Plataran Resort Borobudur, Butik Hotel Terbaik di Magelang

    Plataran Resort Borobudur, Butik Hotel Terbaik di Magelang

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Plataran Resort Borobudur merupakan salah satu destinasi mewah yang menyajikan pengalaman menginap tak terlupakan di Magelang, Jawa Tengah. Terletak di kawasan yang strategis, hanya beberapa kilometer dari Candi Borobudur, resor […]

  • Tahukah Kamu Apa itu Makanan Geblek

    Tahukah Kamu Apa itu Makanan Geblek

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Geblek adalah makanan tradisional terbuat dari bahan tepung dengan bumbu bawang yang digoreng gurih. Geblek merupakan makanan tradisional yang berasal dari Kulon Progo, Yogyakarta. Tetapi makanan ini bisa kita dapati […]

expand_less