Kabar Magelang
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kilas Magelang » Cuaca Panas Berkepanjangan, Warga Kota Magelang Diminta Waspada Kebakaran

Cuaca Panas Berkepanjangan, Warga Kota Magelang Diminta Waspada Kebakaran

  • account_circle admin.vimags
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sobat Vimags, cuaca panas yang berlangsung cukup lama membuat risiko kebakaran di kawasan permukiman perlu semakin diwaspadai. Terlebih di lingkungan padat penduduk, api dapat dengan cepat merambat apabila terjadi korsleting listrik, kebocoran gas, maupun kelalaian dalam penggunaan peralatan rumah tangga.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan kondisi rumah aman sebelum bepergian maupun beristirahat. Peralatan listrik, kompor, hingga berbagai perangkat rumah tangga harus diperiksa agar tidak menjadi pemicu kebakaran.

“Keluar rumah itu harus dipastikan semua lampu dimatikan, kompor listrik, kompor gas, air, semua harus dipastikan aman,” kata Damar seusai menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Wates RT 007/RW 002, Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, Kamis, 1 Oktober 2026.

Kelalaian Bisa Menjadi Pemicu Kebakaran

Menurut Damar, sejumlah kejadian kebakaran di kawasan permukiman dapat dipicu oleh faktor kelalaian manusia.

Karena itu, upaya pencegahan tidak cukup hanya dengan menyediakan sarana pemadam kebakaran. Kebiasaan masyarakat dalam menggunakan listrik, kompor, maupun peralatan rumah tangga juga menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kebakaran.

Beberapa hal sederhana yang harus diperhatikan antara lain penggunaan kabel listrik yang memenuhi standar, tidak memasang terlalu banyak perangkat pada satu sumber listrik, serta memastikan peralatan elektronik dalam keadaan aman.

Kebiasaan merokok sambil tertidur juga harus dihindari karena bara rokok dapat menjadi sumber api apabila mengenai bahan yang mudah terbakar.

“Jangan sampai kita teledor atau lengah. Apalagi ini musim panas sudah cukup lama, sehingga masyarakat perlu waspada,” ujarnya.

Edukasi Pencegahan Kebakaran hingga Tingkat RT dan RW

Pemerintah Kota Magelang juga mendorong edukasi pencegahan kebakaran dilakukan hingga lingkungan permukiman.

Damar meminta lurah, camat, pendamping pemerintah, hingga unsur masyarakat ikut menyampaikan informasi mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran kepada warga.

Sosialisasi dapat dilakukan melalui RT, RW hingga pos-pos keamanan lingkungan agar masyarakat semakin memahami potensi bahaya yang ada di sekitar rumah.

Menurut Damar, keberadaan alat pemadam api ringan (APAR) memang penting. Namun, peralatan tersebut perlu dibarengi dengan kesiapan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.

“Secara peralatan oke, tapi kesiapsiagaan juga harus oke,” katanya.

Korban Kebakaran Kampung Wates Terima Bantuan

Imbauan tersebut disampaikan setelah kebakaran sebelumnya melanda rumah milik Oesman Raliby dan Muhammad Khusen Darojat Pranoto di Kampung Wates, Kota Magelang, pada Kamis, 3 September 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang Puji Hartono mengatakan sejumlah bantuan telah disalurkan kepada keluarga yang terdampak kebakaran.

Bantuan berasal dari PMI Kota Magelang, Baznas Kota Magelang, serta Dinas Sosial Kota Magelang.

PMI Kota Magelang memberikan bantuan sebesar Rp20 juta kepada Oesman Raliby yang bersumber dari dana hibah. Sementara Muhammad Khusen Darojat Pranoto menerima bantuan sebesar Rp3 juta dari Bulan Dana PMI.

Baznas Kota Magelang turut memberikan bantuan senilai Rp7,5 juta kepada Oesman Raliby.

Selain bantuan dana, Dinas Sosial Kota Magelang juga menyalurkan berbagai kebutuhan bagi korban, antara lain selimut, kasur, paket keluarga, makanan siap saji, peralatan dapur, sandang anak, lauk-pauk siap saji hingga tenda gulung.

“Bantuan tersebut diserahkan sebagai bagian dari penanganan dampak kebakaran yang menimpa kedua keluarga,” jelas Puji.

Cegah Kebakaran Mulai dari Rumah

Kebakaran bisa terjadi dalam waktu singkat, sementara dampaknya dapat menyebabkan kerugian besar. Karena itu, kewaspadaan menjadi salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap keluarga.

Sebelum meninggalkan rumah, Sobat Vimags bisa membiasakan diri memeriksa kembali kompor, regulator gas, stopkontak, perangkat elektronik, hingga instalasi listrik.

Langkah sederhana tersebut dapat membantu menekan risiko kebakaran, terutama saat cuaca panas dan di lingkungan permukiman yang padat.

Sumber: Prokompim Kota Magelang

  • Penulis: admin.vimags

Tanggapan Sobat Vimags (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi untuk Sobat Vimags

expand_less