Kuliner Magelang

Segarnya Sop Senerek Mbak Rat Pisangan yang Menggoda Lidah

4.67/5 (6)

Berapa rating lokasi ini menurut kamu?

Magelang memang benar-benar kaya akan kulinernya. Siapa yang tidak kenal Magelang karena kemegahan Candi Borobudur yang sudah dikenal mendunia. Banyak wisatawan asing maupun lokal yang berkunjung ke Candi Borobudur sekaligus ingin mencicipi kuliner lokal sekitar.

Buat kalian yang bingung mau makan apa di Magelang, coba deh salah satu warung makan yang terletak tidak jauh dari Kota Magelang yaitu Sop Senerek Mbak Rat Pisangan. Lokasinya berdekatan dengan tempat wisata kolam renang pisangan.

Sop Senerek Mbak Rat, Kuliner Favorit Magelang

Pemilik warung ini bernama Suratmi (45 tahun) maka itu warungnya diberi nama Sop Senerek Mbak Rat Pisangan, menu yang tersedia di warung ini pastinya Sop Senerek, Sego Jangan, Ada beberapa pilihan Jangan (Sayur) di warung ini dilengkapi dengan potongan daging, iga, babat, paru, iso. Buat kamu yang tidak suka jeroan bisa request irisan daging saja.

Sop senerek adalah menu khas yang akrab dengan warga Magelang, Jawa Tengah.

Sederhana tetapi gurih, begitulah profil sop senerek yang berisi bayam, irisan wortel, potongan daging sapi yang aromanya sedap, dan tentu saja si kacang merah alias senerek.

Rasanya? Segar, gurih, tetapi ringan dan tidak bikin enek karena didukung bumbu dasar yang tidak neko-neko, seperti bawang putih, bawang merah, lada, dan pala.

Baca Juga :   Warung Bu Tini : Nikmatnya Ayam Kremes Pertama di Muntilan

Acara menyantap sop rasanya kurang meriah jika tidak didampingi berbagai menu gorengan yang ditaruh di meja-meja hidangan sebagai “penggoda iman” mereka yang sedang menjaga asupan makan.

Penampakan Warung Makan Sop Senerek Pisangan

Jika tempe dan tahu goreng sudah biasa, cicipilah perkedel daging yang berbentuk bola dan berwarna coklat tua atau bakwan udang dan perkedel kentang.

Ada aroma khas yang baru terasa ketika kita menyesap kuahnya. Rupanya itu datang dari cara memasak yang menggunakan anglo dengan arang kayu sebagai bahan bakar.

Anglo ini tidak hanya digunakan untuk memasak sop dan menjaganya tetap hangat hingga mendarat di meja tamu, tetapi juga untuk memasak gorengan.

Tidak heran jika di warung Suratmi ini terdapat sembilan anglo untuk memasak itu semua.

Setiap harinya disediakan sekitar 3 kg babat, paru, dan iso. Harganya terjangkau.

Satu porsi sop senerek campur nasi hanya Rp 13.000 atau Rp 16.000 untuk seporsi sop yang disajikan terpisah dengan nasi.

Artikel ini sedang diikutkan Lomba Menulis Artikel Kuliner Magelang 2017