Berapa rating lokasi ini menurut kamu?

Apa ya Mangut Beong?

Sekitar 2 (dua) kilometer sebelah barat Candi Borobudur ada sebuah warung makan sederhana bernama Rm. Beong, Spesialis Masakan Beong & Ayam. Makanan di Warung Makan ini hampir semuanya berselera pedas. Nah, menu yang paling juara dari warung makan ini adalah Mangut Beong, apa itu Beong?

Mangut seperti kita tahu adalah masakan seperti gulai yang encer namun pedas. Yang biasa dimasak menjadi mangut adalah ikan air tawar, mangut paling populer yang kita tahu adalah mangut ikan lele. Beong adalah ikan air tawar sebangsa lele, namun dengan ukuran yang sangat besar.

Beong adalah ikan endemik yang hanya bisa ditemukan di sungai Progo dan kini sudah mulai langka namun ada kabar baik bahwa Beong mulai dibudidayakan warga sekitar. Yang paling disukai dari Mangut Beong adalah bagian kepalanya. Mangut Beong ini diproses dengan digoreng garing terlebih dahulu baru dimasukkan ke kuah super pedas hingga bumbunya meresap.

Kuah pedas mangut yang dimasak dengan cabe rawit dengan jumlah yang banyak ini rasanya sangat nendang dilidah, maknyusss sekali bagi penikmat pedas. Mangut Beong ini saya nikmati dengan sayur trancam yang sudah sepaket dengan nasi putih pulen yang kemebul atau masih panas. Sayur trancam ini selain penambah nikmat juga untuk mengimbangi pedesnya mangut.

Jika masih kurang dengan lauk mangut, di warung makan beong ini juga menyediakan lauk lain seperti ayam bacem, uceng (sejenis wader goreng), oseng-oseng kikil dan lain-lain. Saran saya jika diwarung makan ini, pesanlah minuman lebih dari satu, karena pedas yang saya rasakan dari mangut ini begitu menempel di mulut. Keringat terus bercucuran saat saya menikmati mangut ini namun mulut tak mau berhenti karena rasa yang lezat.

Jam buka Warung Makan Beong ini adalah pukul 8.00 pagi. Saat itu saya datang pukul 10.30 pagi, saya langsung pesan Mangut Ndas (kepala) Beong kepada ibu penjual warung. “Kepala Beongnya yang besar apa kecil mas?” sempat saya ditawari ukuran kepala Beong yang akan dimakan, namun lihat yang kecil saja sudah besar menurut saya, saya pilih kepala Beong yang kecil saja.

Baca Juga :   Ratusan Biksu Lakukan Ritual Pindapata Jelang Peringatan Waisak

Menjelang siang warung mulai cukup lebih ramai didatangi pengunjung. Saat awal saya kesini pengunjung hanya beberapa orang saja, namun tak lama kemudian banyak yang datang, ada yang makan ditempat yang kebanyakan adalah wisatawan dari Borobudur serta ada juga yang membeli mangut untuk dibungkus untuk dibawa pulang kerumah.

Warung Makan Beong didalamnya ini cukup sederhana, ada meja kursi dan juga lesehan didalam warung. Sederhana namun nyaman untuk singgah makan disini, selain dapat juga menjadi tempat istirahat setelah selesai berwisata di Candi Borobudur. Penjual mangut juga sangat ramah saat menawari kita menu apa saja yang ada di warung ini. Di dinding warung ini terdapat beberapa foto dari pejabat daerah yang pernah singgah, saya lihat cukup banyak juga ternyata pejabat yang pernah singgah.

Untuk menikmati satu porsi Nasi Sayur Trancam dengan lauk Mangut Ndas (kepala) Beong harga bervariasi tergantung besarnya kepala ikan beong. Jika kamu bukan penyuka kepala ikan, kamu bisa kok pesan ikan bagian lainnya atau bahkan pesan ikan beong yang masih utuh.

Sekian cerita dari saya, wajib banget segera mencoba salah satu kuliner top Jawa Tengah di Kabupaten Magelang yakni Mangut Ndas (kepala) Beong yang super maknyusss ini. Lokasi mudah untuk dituju dan harga yang bersahabat.

Lokasi & Jam Buka Warung Makan Beong Sehati

Warung Makan Sehati Spesial Beong terletak di Jalan Raya Borobudur-Salaman, desa Kembanglimus, kecamatan Borobudur, kabupaten Magelang.  Berjarak tidak jauh dari Panti Rehabilitasi Betesda atau Bukit Rhema (Gereja Ayam).

Warung ini buka mulai pukul 08.00 -hingga habis dan tidak membuka cabang di tempat lain.

YW

YW

Marketer | Traveler at https://visitmagelang.id
Saya orang yang suka traveling ke tempat wisata dengan nuansa alam yang sejuk. Hobby kuliner masakan Indonesia.
YW

Komentar

komentar

Similar Posts