Momen yang paling ditunggu para traveler saat perayaan waisak adalah saat pelepasan lampion tiba. Momen yang sangat menakjubkan tidak hanya bagi umat Buddhist yang merayakan Waisak tapi bagi setiap orang yang hadir memeriahkan “pesta lampion” tersebut.

Tak jarang traveler dari luar kota bahkan luar negeri sengaja datang ke Candi Borobudur untuk bisa mengikuti prosesi pelepasan lampion tersebut. Penerbangan lampion merupakan rangkaian perayaan Hari Raya Trisuci Waisak yang diselenggarakan tiap tahun di Candi Borobudur.

Wenas (27) merupakan salah satu peserta pelepasan lampion, ia merupakan Regional Marketing Manager salah satu perusahaan Ojek Online di Indonesia. Wenas sengaja datang bersama teman-temannya dari Semarang hanya untuk mengikuti prosesi penerbangan lampion tersebut.

“Kebetulan saya tinggal dibesarkan di daerah Borobudur dan kuliah di Yogyakarta, sudah 2 tahun ini saya mengikuti prosesi pelepasan lampion di Candi Borobudur” tambah Wenas kepada Visitmagelang.id

Tak hanya melepaskan lampion, tetapi Wenas mengaku memiliki doa dan pengharapan yang ia terbangkan bersama dengan lampion tersebut.

Selain Wenas banyak masyarakat umum yang ikut hadir hanya sekedar untuk mengabadikan prosesi keindahan ribuan lampion yang menerangi langit Borobudur. Keindahan bertambah karena tiap pelaksanaan prosesi ini selalu bertepatan saat bulan purnama.

Prosesi Pelepasan Lampion diadakan di Lapangan Concrouse, kompleks Taman Wisata Candi Borobudur. Ada ribuan lampion yang disediakan untuk diterbangkan, baik oleh umat Buddha maupun masyarakat umum.

Baca Juga :   Waw, Satpol PP Cantik Siap Mengamankan Magelang

Menteri Agama Turut Hadir

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, turut hadir dalam puncak perayaan Hari Raya Waisak ini. Menteri Agama mengajak kepada seluruh umat beragama untuk kembali ke esensi ajaran agama yang sesungguhnya. Ekstremitas dalam beragama adalah perilaku yang justru merendahkan harkat derajat martabat kemanusiaan.

Lukman juga mengungkapkan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh umat Buddha, khususnya para Bhikku yang telah terus-menerus mengembangkan kehidupan keagamaan di Indonesia agar semakin berkualitas.

Sementara itu, Ketua Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), S Hartati Murdaya, mengungkapkan Waisak adalah peringatan tiga rangkaian peristiwa penting dalam hidup Buddha Gautama.

Puncak peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2562 BE/2018 ditandai dengan pemukulan genta tepat pukul 21.19.13 WIB. Perayaan Waisak ditutup dengan penerbangan ribuan lampion ke udara oleh umat Buddha.

Yowen

Yowen

Marketer | Traveler at https://visitmagelang.id
Saya orang yang suka traveling ke tempat wisata dengan nuansa alam yang sejuk. Hobby kuliner masakan Indonesia.
Yowen

Komentar

komentar

Similar Posts