Magelang, tak akan ada habisnya dan tak berujung  jika membahas wisata yang ada di Magelang. Dari wisata alam, wisata kuliner, wisata religi, wisata buatan dan masih banyak lainnya. Traveling gak harus ke tempat yang jauh yang penting bisa membuat pikiran fresh dan juga untuk memperkenalkan wisata di daerah sendiri.

Perjalanan ku dimulai dari Jakarta dengan naik kereta. Aku berangkat dari stasiun Pasar Senen dengan tujuan stasiun Yogyakarta. Kemudian dari Yogyakarta naik transjogja sampai terminal Jombor dan disambung naik Grabbike sampai Candi Borobudur. Malam menjelang aku sampai di Candi Borobudur. Kemudian aku singgah di warung makan untuk makan malam dan istirahat sejenak. Setelah itu kemudian aku cek in di sebuah penginapan dekat Candi Borobudur untuk istirahat dan menunggu pagi.

Keesokan harinya aku keliling ke wisata yang ada di sekitar Borobudur. Dan wisata yang pertama aku tuju ialah Punthuk Mongkrong karena sebenarnya sudah lama aku penasaran dengan wisata ini. Langsung aku cek di aplikasi Grab menuju ke Punthuk Mongkrong, dan ternyata ditemukan. Akhirnya aku booking dan ditemukan pengemudi. Langsung aku menuju ke Punthuk Mongkrong ditemani oleh Bapak Grab. Wah ini adalah pengalaman seru bagiku traveling menggunakan jasa grab. Karena biasanya kalo traveling bareng teman maupun saudara. Ternyata di Borobudur jasa Grab bisa sampai ke pelosok bahkan sampai di puncak dan desa- desa. Oh iya panggil saja pengemudi Grab ini Bapak Agus. Bapak ini sangat ramah dan baik hati menawarkan diri untuk menunggu aku selama di Punthuk Mongkrong, ya karena untuk kembali ke Borobudurnya pasti tidak ada grab yang dari Puntuk Mongkrong.

Ini dia asiknya dan nilai plus nya dari solo traveling yaitu punya kenalan baru teman baru dan pengalaman baru. Di Punthuk Mongkrong ini aku bertemu dengan anak anak dari Jogja mereka lima orang dan satu kampus. Ternyata setelah kami  kenalan kami sama sama seperjuangan anak kuliahan semester 6. Senang bisa berkenalan dengan orang baru sehingga aku punya teman baru yang punya hobi sama. Setelah aku puas foto foto dan menikmati indah nya panorama alam aku pun melanjutkan perjalanan.

Baca Juga :   Alasan Mengapa Jangan Foto Boarding Pass Kamu Saat Traveling

Selanjutnya karena penasaran juga aku langsung meuju ke Balkondes Majaksingi. Disana aku bertemu dengan kerabat baru lagi disana sambil saya beristirahat saya sharing dengan orang yang berada di Balkondes itu. Beberapa saat kemudian aku melanjutkan lagi perjalanan naik ke Candi Borobudur. Ya bisa dibilang seperti rumah sendiri kalau pulang aku harus mampir ke wisata ini. Walaupun hanya sekedar naik puncak dan kepanasan diatas. Setelah itu aku istirahat di Museum Borobudur untuk berteduh sambil nunggu redup. Dan ini juga salah satu keuntungan punya banyak teman dimana mana aku bisa mampir ke Candi Borobudur dan punya teman disana.

Setelah itu aku melanjutkan perjalanan ke wisata favorite aku, mana lagi kalau bukan Bukit Rhema (@bukitrhema) sudah seperti rumah sendiri. Disana aku menghabiskan waktu untuk cerita sharing seputar wisata dengan pengelola Bukit Rhema itu sendiri. Dan juga menikmati hidangan khas Bukit Rhema yaitu Singkong goreng dan sambal, minumnya special Lemon tea. Selain itu juga berkeliling untuk foto juga ya biasa namanya juga cewek kalo belum foto rasanya belum sah. Tak terasa sore pun tiba aku pun memutuskan untuk pulang ke rumah. Ya itu cerita solo travelingku long weekend akhir Maret lalu.

Veronika Desi
Follow ya

Veronika Desi

Saya adalah travel blogger yang rindu menjadi duta wisata. Traveling adalah hobi saya dan menurut saya traveling salah satu kebutuhan hidup yang berguna untuk membangun diri.
Veronika Desi
Follow ya

Komentar

komentar

Similar Posts