Kabar Magelang
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata Magelang » Kisah Unik Sejarah Candi Pawon, Candi Mungil yang Terlupakan

Kisah Unik Sejarah Candi Pawon, Candi Mungil yang Terlupakan

  • account_circle admin.vimags
  • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
  • visibility 421
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

5/5 - (4 votes)

Candi Pawon terletak di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur. Candi Pawon menjadi titik tengah antara kedua candi tersebut. Usai mengunjungi Candi Borobudur ataupun Candi Mendut tidak ada salahnya kalau kamu mampir di Candi Pawon.

Candi Buddha yang berukuran mungil dan berada di tengah permukiman warga ini memiliki arsitektur yang berbeda dibandingkan dua candi lainnya dan menyimpan kisah yang menarik. Candi Pawon memiliki bentuk persegi empat dengan atap bertingkat. Di dalamnya terdapat sebuah bilik yang cukup kecil, lebih kecil dari bilik yang dimiliki oleh Candi Mendut. Yang paling menarik dari semuanya adalah keberadaan lubang angin di bilik candi.

Pengertian Nama Candi Pawon

Lubang angin inilah yang hingga saat ini menjadi misteri sekaligus menjadi dasar penamaan atas candi ini. Ada beragam makna dan penafsiran terhadap nama Candi Pawon. Dalam bahasa Jawa, kata pawon berarti dapur atau tempat yang biasa digunakan untuk memasak. Menurut J.G de Casparis, nama Pawon berasal dari bahasa Jawa “awu (abu)” mendapat awalan “pa” dan akhiran “an” sehingga berarti perabuan. Sementara itu masyarakat sekitar mengatakan Pawon berasal pawuan yang berarti tempat pembakaran atau pembuangan sampah. Terlepas hipotesis mana yang benar, semua hal tersebut merujuk pada satu hal yakni adanya proses pembakaran. Karena itulah di bilik Candi Pawon terdapat lubang yang berfungsi sebagai ventilasi atau tempat keluar masuknya angin dan asap.

Candi yang juga memiliki nama lain Candi Brajalanan ini berjarak tepat 1.750 meter dari Candi Borobudur yang super megah itu dan 1.150 meter dari Candi Mendut yang dikenal dengan arca Budha raksasanya. Brajanalan sendiri berasal dari bahasa Sansekerta vajra (halilintar) dan anala (api). Berbahan batu vulkanik yang diambil dari Sungai Elo, Candi Pawon merupakan monumen Buddha yang dibangun dengan menggabungkan seni arsitektur Hindu Jawa kuno dan India. Candi yang pernah dipugar tahun 1903 dan selesai pada 1904 ini juga memiliki fitur teras dan tangga yang terbilang lebar.

Memasuki areal candi, kamu akan disuguhi deretan stupa kecil di atapnya yang berbentuk limas. Sedangkan di dindingnya terpahat pohon hayati (kalpataru) yang diapit dengan pundi-pundi dan kinara-kinari atau makhluk berkepala manusia dan berbadan burung. Motif pahatan yang ada di Candi Pawon mirip dengan pahatan di kedua candi lainnya. Bahkan sebuah penelitian menyebutkan bahwa relief di Candi Pawon merupakan awal dari relief di Candi Borobudur.

Aktivitas Seru di Candi Pawon Magelang

  • Wisata Budaya dan Sejarah Keberadaan lubang angin di Candi Pawon menjadikan candi ini sarat dengan misteri yang menarik untuk dibicarakan. Ada beragam kemungkinan yang mencuat tentang fungsi candi ini, mulai dari lokasi kremasi para raja, tempat pembakaran peralatan sisa-sisa ritual keagamaan, atau hanya dipakai sebagai tempat beristirahat para peziarah sebelum menuju Borobudur. Apa pun kisah yang ada dibaliknya, Candi Pawon layak dikunjungi untuk melengkapi kisah perjalananmu bertandang ke Borobudur.
  • Photo Selfie yang Instagrammable Candi Pawon yang berukuran mungil menjadi daya tarik tersendiri bagi kamu pecinta fotografi, Karena ditempat ini kamu bisa explore Candi Pawon dengan rerumputan hijau yang terlihat rapi dan bebas bergaya dengan photo selfie.
  • Bersepeda Kalau kamu menginap di sekitar kawasan Borobudur, ada hal menarik yang bisa kamu lakukan yakni tour de temples, alias bersepeda keliling tiga candi yang ada. Perjalanan bisa kamu mulai dari penginapan, Candi Mendut, Candi Pawon, lantas berakhir di Candi Borobudur. Dengan rute tersebut kamu bisa mencicipi rasanya menjadi peziarah di masa lampau yang memulai ritualnya dari Candi Mendut dan berakhir di Borobudur. Tour mengelilingi kompleks candi menggunakan sepeda akan memberimu pengalaman baru yang menarik.

Lokasi Candi Pawon Magelang

Candi Pawon terletak di Brojonalan, Wanurejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi ini di tengah permukiman warga, meski begitu kamu tak perlu kesusahan mencarinya sebab sudah ada petunjuk arah menuju Candi Pawon. Akses menuju tempat ini sangat mudah. Jika datang dari arah Yogyakarta atau Magelang, kamu cukup menyusuri jalan menuju Candi Borobudur. Selepas jembatan panjang Kali Elo dan bertemu pertigaan, kamu bisa ambil arah kiri dan ikuti saja jalannya. Candi Pawon ada di kiri jalan. Dari Candi Borobudur kamu bisa mencapai candi ini dengan jalan kaki, naik andong, becak, atau sepeda.

Harga Tiket Masuk Candi Pawon

Tiket Masuk Candi Pawon Rp. 5.000/Orang

Jam Buka Candi Pawon Magelang

Candi Pawon buka setiap hari mulai pukul 06.00 s/d pukul 17.00 WIB.

  • Penulis: admin.vimags

Tanggapan Sobat Vimags (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi untuk Sobat Vimags

  • Indahnya Tempat Wisata Nepal Van Java Versi Magelang

    Indahnya Tempat Wisata Nepal Van Java Versi Magelang

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Dusun Butuh menjadi terkenal karena keindahannya bak desa di Pegunungan Himalaya, Nepal. Dusun ini merupakan salah satu dusun yang unik di Magelang. Tempat ini berupa pemukiman rumah penduduk biasa dan […]

  • Veronika Desi: Content Creator & Travel Blogger Magelang Inspiratif Promosikan Wisata Lokal

    Veronika Desi: Content Creator & Travel Blogger Magelang Inspiratif Promosikan Wisata Lokal

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle admin.vd
    • visibility 664
    • 0Komentar

    Prestasi dan Pengakuan sebagai Influencer Magelang Dedikasi dan konsistensi Veronika dalam menciptakan konten berkualitas membuahkan berbagai prestasi. Ia pernah meraih Best Content Creator Kategori Traveling dari Kementerian Komunikasi dan Digital, […]

  • Pemkot Magelang Tutup Sementara Obyek Wisata Gunung Tidar

    Pemkot Magelang Tutup Sementara Obyek Wisata Gunung Tidar

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Kota Magelang kembali berduka. Bencana angin kencang yang melanda kawasan Gunung Tidar pada Sabtu (24/1/2026) mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa lima orang peziarah. Dari peristiwa tersebut, satu orang peziarah dilaporkan […]

  • Objek Wisata Gunung Tidar, Wisata Pegunungan di Tengah Kota Magelang

    Objek Wisata Gunung Tidar, Wisata Pegunungan di Tengah Kota Magelang

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 815
    • 0Komentar

    Magelang memiliki berbagai keunikan yang tidak dimiliki daerah lain, salah satunya adalah Gunung Tidar yang berada persis di tengah kota Magelang. Gunung Tidar ternyata merupakan tempat wisata sejarah favorit masyarakat Magelang. […]

  • Nasi Goreng Magelangan Pak Yatno Yang Bikin Ketagihan

    Nasi Goreng Magelangan Pak Yatno Yang Bikin Ketagihan

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    Anda pernah mendengar istilah Magelangan? Magelangan bukan julukan untuk nama tempat tetapi istilah untuk nasi goreng yang dicampur dengan bakmi. Dulu orang magelang belum menggunakan istilah magelangan untuk memesan nasi […]

  • Tahukah kamu Kesenian Jathilan

    Tahukah kamu Kesenian Jathilan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 733
    • 0Komentar

    Arti Jathilan Mungkin bagi orang di luar Jawa adalah asing dengan kesenian Jathilan. Jathilan merupakan kesenian dari Jawa dan khususnya Jawa Tengah dan Yogyakarta. Jathilan juga sering dikenal dengan sebutan […]

expand_less