Kabar Magelang
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Benarkah Alun-Alun Kota Magelang Satu-satunya di Indonesia yang Dikelilingi 5 Tempat Ibadah?

Benarkah Alun-Alun Kota Magelang Satu-satunya di Indonesia yang Dikelilingi 5 Tempat Ibadah?

  • account_circle admin.vimags
  • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sobat Vimags, pernah memperhatikan bangunan-bangunan yang berdiri mengelilingi Alun-Alun Kota Magelang? Selain menjadi ruang publik dan salah satu pusat keramaian kota, kawasan ini ternyata menyimpan potret keberagaman yang cukup istimewa.

Kini terdapat lima tempat ibadah dari berbagai agama di kawasan Alun-Alun Kota Magelang. Kehadiran Pura Jagat Natha, yang diresmikan pada Sabtu, 26 September 2026, melengkapi empat tempat ibadah yang sebelumnya telah lebih dulu menjadi bagian dari wajah pusat Kota Magelang.

Lima tempat ibadah tersebut adalah Masjid Agung Kauman, Gereja Katolik Santo Ignatius, GPIB Beth-El, Kelenteng Liong Hok Bio, dan yang terbaru Pura Jagat Natha.

Kelima bangunan itu berada di kawasan yang sama, menjadikan pusat Kota Magelang bukan hanya tempat bertemunya aktivitas masyarakat, tetapi juga simbol kehidupan lintas agama yang berdampingan.

Apakah Satu-satunya di Indonesia?

Pertanyaannya, apakah Alun-Alun Kota Magelang merupakan satu-satunya tempat di Indonesia yang memiliki lima rumah ibadah berdampingan?

Jawabannya, tidak tepat jika langsung menyebutnya sebagai satu-satunya di Indonesia.

Di kawasan Puja Mandala, Nusa Dua, Bali, misalnya, juga terdapat lima rumah ibadah yang dibangun berdampingan. Kelimanya adalah Masjid Agung Ibnu Batutah, Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa, Gereja Kristen Protestan Bali Bukit Doa, Vihara Buddha Guna, dan Pura Jagat Natha. Puja Mandala bahkan telah lama dikenal sebagai salah satu simbol toleransi antarumat beragama di Indonesia.

Pura Jagat Natha merupakan tempat ibadah yang terakhir diresmikan (Photo: Magelangkota.go.id)

Namun, ada hal yang membuat Alun-Alun Kota Magelang memiliki karakter berbeda.

Rumah-rumah ibadah di Magelang bukan berada di sebuah kompleks yang sejak awal secara khusus dirancang menjadi kawasan lima tempat ibadah. Bangunan-bangunan tersebut tumbuh menjadi bagian dari perjalanan pusat kota dan berada di sekitar sebuah alun-alun yang sejak lama menjadi titik penting aktivitas masyarakat.

Catatan Pemerintah Kota Magelang sebelum pembangunan pura juga telah menyebut keberadaan Masjid Agung, Gereja Santo Ignatius, GPIB Beth-El, dan Kelenteng Liong Hok Bio di sekitar Alun-Alun. Bahkan, kawasan tersebut pernah digambarkan sebagai potret kebhinnekaan dan kerukunan di pusat Kota Magelang.

Pura Jagat Natha Melengkapi Kawasan Alun-Alun

Pembangunan Pura Jagat Natha dimulai dengan peletakan batu pertama pada 6 Mei 2026. Pura tersebut dibangun di kompleks Pendopo Alun-Alun Kota Magelang, di atas lahan bekas Balai Pendidikan dan Latihan Keuangan yang telah dihibahkan kepada Pemerintah Kota Magelang.

Pura ini juga mempunyai arti khusus karena menjadi pura untuk umum pertama di Kota Magelang. Sebelumnya, umat Hindu di Kota Magelang menggunakan fasilitas milik Akademi Militer yang secara administratif berada di Kabupaten Magelang.

Setelah pembangunan selesai, Pura Jagat Natha akhirnya diresmikan pada Sabtu, 26 September 2026. Peresmian turut diwarnai ritual Melaspas, yakni upacara penyucian secara spiritual terhadap bangunan pura.

Kehadirannya melengkapi keberagaman tempat ibadah di jantung Kota Magelang.

Alun-Alun yang Tak Sekadar Ruang Publik

Bagi Sobat Vimags yang berkunjung ke Alun-Alun Kota Magelang, pemandangan ini mungkin terasa biasa karena bangunan-bangunan tersebut sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

Namun jika diperhatikan lebih jauh, tidak banyak pusat kota di Indonesia yang mempunyai pemandangan seperti ini.

Dalam satu kawasan, masyarakat dapat melihat masjid, gereja Katolik, gereja Protestan, kelenteng, hingga pura berdiri berdekatan dengan aktivitas kota yang terus berjalan di sekelilingnya.

Bahkan sebelum Pura Jagat Natha dibangun, kegiatan doa lintas agama di Kota Magelang telah memanfaatkan rumah-rumah ibadah di sekitar alun-alun. Pada peringatan Hari Jadi Kota Magelang tahun 2024, misalnya, perwakilan berbagai agama berkumpul di Alun-Alun sebelum melanjutkan doa di tempat ibadah masing-masing.

Jadi, mungkin Alun-Alun Magelang bukan satu-satunya kawasan di Indonesia dengan lima tempat ibadah yang berdekatan. Namun, keberadaannya tepat di jantung kota, berpadu dengan sejarah panjang alun-alun serta aktivitas masyarakat sehari-hari, membuat kawasan ini mempunyai cerita tersendiri.

Kini dengan berdirinya Pura Jagat Natha, Alun-Alun Kota Magelang semakin menegaskan wajahnya sebagai ruang bersama.

Sebuah tempat di mana perbedaan tidak harus dipisahkan oleh jarak, tetapi dapat tumbuh berdampingan dalam satu sudut kota.

Sobat Vimags, sudah pernah memperhatikan kelima tempat ibadah ini saat jalan-jalan di Alun-Alun Kota Magelang?

  • Penulis: admin.vimags

Tanggapan Sobat Vimags (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi untuk Sobat Vimags

  • Tahukah Kamu Salak Nglumut, Si Ikon Khas Magelang

    Tahukah Kamu Salak Nglumut, Si Ikon Khas Magelang

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 562
    • 0Komentar

    Kabupaten Magelang selain terkenal sebagai daerah terletaknya candi terbesar di dunia, Candi Borobudur, juga terkenal sebagai daerah penghasil buah salak. Salak yang menjadi komoditas produksi buah terbesar di Kabupaten Magelang […]

  • Punthuk Setumbu Spot Melihat Sunrise Favorit di Borobudur

    Punthuk Setumbu Spot Melihat Sunrise Favorit di Borobudur

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Punthuk Setumbu saat ini sudah dikenal sebagai lokasi favorit untuk melihat sunrise di Borobudur. Karena Lokasinya yang berada di atas ketinggian menjadikan Punthuk Setumbu lokasi terbaik untuk melihat matahari terbit dengan […]

  • Dari Muntilan untuk Dunia: Jamu Deka Naik Kelas photo_camera 6

    Dari Muntilan untuk Dunia: Jamu Deka Naik Kelas

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Di tengah tren hidup sehat, jamu tradisional kembali digemari. Salah satu yang ikut mengangkat herbal lokal adalah Dwi Kuntari, pengusaha muda asal Pucungrejo, Muntilan, Kabupaten Magelang. Lewat brand Jamu Deka, […]

  • Plataran Resort Borobudur, Butik Hotel Terbaik di Magelang

    Plataran Resort Borobudur, Butik Hotel Terbaik di Magelang

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Plataran Resort Borobudur merupakan salah satu destinasi mewah yang menyajikan pengalaman menginap tak terlupakan di Magelang, Jawa Tengah. Terletak di kawasan yang strategis, hanya beberapa kilometer dari Candi Borobudur, resor […]

  • Bukit Menoreh Resto Olahan Mangut Beong Yang Menggoda

    Bukit Menoreh Resto Olahan Mangut Beong Yang Menggoda

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Sutikno Setiadi merupakan sang pemilik Bukit Menoreh Resto, Beliau merupakan pecinta kuliner nusantara, hampir seluruh kota di Indonesia pernah ia kunjungi. Bisa bayangkan kalau pecinta kuliner membuka usaha kuliner? Pasti […]

  • Cuaca Panas Berkepanjangan, Warga Kota Magelang Diminta Waspada Kebakaran

    Cuaca Panas Berkepanjangan, Warga Kota Magelang Diminta Waspada Kebakaran

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle admin.vimags
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sobat Vimags, cuaca panas yang berlangsung cukup lama membuat risiko kebakaran di kawasan permukiman perlu semakin diwaspadai. Terlebih di lingkungan padat penduduk, api dapat dengan cepat merambat apabila terjadi korsleting […]

expand_less